Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Feed aggregator

click through the next website beauty products

SABDA Space Teens - 4 hours 56 min ago

Beauty Skilled Latest Products & Presents

baca selanjutnya

New Questions About Kik Messenger Apk Answered And Why You Must Read Every Word of This Report

SABDA Space Teens - 7 hours 50 min ago

 Kik Messenger messaging app will keep we linked to a neighbors permanently, anywhere you are. Kik Messenger is a free messaging services for Android.  This offers an eye-catching interface, optimized to market relaxed use in pills and smartphones.

baca selanjutnya

http://beauty-products-christmas-offers.blogspot.com/ best beauty products for christmas

SABDA Space Teens - 9 hours 11 min ago

Advertising Research & Advertising and marketing Communication

baca selanjutnya

The Benefits Of Kik Messenger Apk

SABDA Space Teens - 9 hours 50 min ago

Found 2 Free Kik Messenger Android Apps. Download Android Apps for free to a mobile phone or tablet. Why not share and showcase the android app downloads with Mobiles24? Click here to upload your apps to Mobiles24

baca selanjutnya

related website best beauty products for christmas

SABDA Space Teens - 13 hours 16 min ago

Skin Care And Magnificence Products On A Finances

baca selanjutnya

Sensible Programs For Christmas Gifts For 13 Year Old Girl Guidelines

SABDA Space Teens - 13 hours 17 min ago

And thanks for watching my videos, make sure you pick out clothes she'd like For more info about funlittlegifts.co.uk (click for price) look at the web-site. ?

Cracking The Video For Kik Android App Code

SABDA Space Teens - 13 hours 17 min ago

Does any person else know what I can utilize to obtain kik on Pc? Why dosen't Kik on bluestacks work every time I try to log or sign up in it said This is taking longer than it needs to the only reason I have bluestacks is for Kik.

baca selanjutnya

Why My Kik Android Emoji Is Better Than Yours

SABDA Space Teens - 15 hours 16 min ago

83 APK will today be downloaded for the Tablets and Android devices.  We can now download Kik Messenger for Android 7. 83 APK for download as well for those that can't download from the Google Play Store. 83 within the Google Play Store. Kik Messenger is 1 of the top free Communication application on Google Play Store developed by kik messenger apk 6.6 Interactive. We have the Kik Messenger 7. This update comes up with various changes like performance plus Graphical improvements.

baca selanjutnya

hair and beauty christmas offers in dubai beauty products online offers

SABDA Space Teens - 17 hours 24 min ago

Public Relations And Advertising and marketing

baca selanjutnya

Hore!! Pak “Editor YLSA” Berulang Tahun

Blog SABDA - Tue, 2014-11-25 14:26

Siang ini, semua staf YLSA bersyukur dan berdoa bersama untuk Bapak "Editor YLSA", yaitu Pak Berlin, yang saat ini genap berusia 36 tahun. Eitsss ... sebenarnya, ulang tahun Pak Berlin itu kemarin, Senin, 24 November 2014, tetapi karena ia tidak masuk, akhirnya acara ulang tahunnya kami rayakan bersama di hari ini. Pak Berlin sangat bersyukur karena selama melayani Tuhan di YLSA, ia merasa banyak bertumbuh dalam hal rohani dan wawasannya pun semakin bertambah. Pak Berlin berharap agar semua hal yang sudah ia terima di YLSA bisa diterapkan dalam kehidupannya dan bisa dijadikan berkat bagi orang-orang di sekitarnya.

Ada luapan syukur yang melimpah dari Pak Berlin karena ia merasakan bahwa Tuhan Yesus sungguh menyertai dan menolong kehidupannya selama ini. Ia berharap agar hidupnya dan keluarganya dapat senantiasa dipakai oleh Tuhan untuk memuliakan nama-Nya. Selain itu, Pak Berlin juga terus berdoa dan berharap agar bisa menjadi pemimpin keluarga yang takut akan Tuhan sehingga dapat menjadi teladan bagi keluarganya. Amin. Selamat ulang tahun ya, Pak Berlin. Teruslah berjalan bersama Tuhan setiap hari.

Selamat Ulang Tahun, Mbak Tika

Blog SABDA - Fri, 2014-11-21 14:18

Hari ini, tanggal 21 November 2014, adalah hari yang spesial untuk rekan pelayanan kami yang satu ini. Ia hobi menyanyi, penyuka musik, serta penyuka film dengan genre "action" dan kartun. Ia adalah salah satu staf divisi Komunitas dan text processing YLSA, yaitu Rostika Surya, yang akrab kami panggil dengan nama Tika. Hari ini Mbak Tika mendapat berkat yang luar biasa dari Tuhan karena usianya bertambah lagi satu tahun.

Bersyukur ia masih tetap semangat melayani Tuhan di Yayasan Lembaga SABDA selama lebih dari dua tahun. Pada saat kami bersekutu bersama, Mbak Tika telah membagikan pokok doanya. Kami pun bersama-sama berdoa bagi Mbak Tika, khususnya berdoa bagi ibu dan keluarganya yang ada di Kediri. Selain itu, kami juga bersyukur karena banyak pengalaman yang telah dialami oleh Mbak Tika selama melayani di YLSA, termasuk dalam hal keterampilan dan karakter yang terus diasah dan berkembang dalam satu tahun terakhir ini. Kami pun berharap, nantinya Tuhan akan memberikan jawaban atas setiap pergumulan pribadinya dan kerinduannya untuk melayani Tuhan lebih sungguh lagi.

Selamat ulang tahun ya, Mbak Tik tik tik... Semakin dewasa dan diperlengkapi Tuhan untuk melayani dan bertumbuh dalam Yesus Kristus. Semoga keluarga yang di Kediri juga diberi kesehatan dan berkat dari Tuhan Yesus. Amin.

Sekolah Alkitab Audio: Sekolah Alkitab untuk “Telinga” Anda

Blog SABDA - Thu, 2014-11-20 13:52

Dalam rangka ulang tahun Yayasan Lembaga SABDA ke-20, ada banyak kegiatan yang dilakukan oleh YLSA, salah satunya adalah mempromosikan sebuah program audio, yaitu Sekolah Alkitab Audio atau SAA. Apa itu Sekolah Alkitab Audio? Sekolah Alkitab Audio atau SAA merupakan program audio untuk mempelajari firman Tuhan secara fleksibel, di mana saja, dan kapan saja, berisi 10 kursus program Survey Perjanjian Lama (90 topik), Survey Perjanjian Baru (90 topik), 172 topik penggalian Alkitab dari 4 kitab (172 topik -- Yohanes, Roma, 1 Korintus, dan Matius 4-7), serta Seri-Seri Hidup Kristen (75 topik).

Program SAA sendiri ditujukan untuk membantu orang-orang awam yang memiliki kerinduan mempelajari dan memahami firman Tuhan dengan lebih mendalam, tetapi terkendala oleh waktu, kesibukan, pekerjaan, atau keadaan-keadaan lain. Pendekatan devosional terhadap Alkitab serta pendalaman Alkitab yang menarik dalam SAA akan membantu mereka untuk belajar, bertumbuh, dan diperlengkapi oleh firman Tuhan. Selain itu, Sekolah Alkitab Audio ini juga akan sangat menolong para pemimpin kelompok PA, para lansia, orang-orang sakit, dan bagi orang-orang yang mengalami kesulitan membaca.

Selain di situs Sekolah Alkitab Audio Mini, program SAA juga bisa kita dapatkan dari produk DVD yang baru diluncurkan YLSA bulan ini, yaitu DVD Dengar Alkitab, DVD Konseling Kristen TELAGA, SD Card 8 GB TELAGA Anak, SD Card 8 GB Dengar Alkitab, dan USB Biblika 16 GB. Jika kebetulan YLSA tengah mengadakan "roadshow" di gereja atau komunitas pelayanan Anda, Anda bisa mendapatkan produk-produk tersebut di "booth" SABDA. SAA telah kami publikasi secara serentak melalui Facebook YLSA, Twitter, Instagram, serta di publikasi-publikasis YLSA yang dikirimkan kepada pelanggan melalui email. Semoga program SAA ini bermanfaat dan memberkati kita semua yang rindu untuk bertumbuh dan diperlengkapi dalam pengenalan akan firman Tuhan. Amin.

Sepenggal Cerita Kecil November dalam Sebuah Keluarga Besar YLSA

Blog SABDA - Tue, 2014-11-18 14:54

Oleh: Ayub*

Sabtu pagi, 1 November 2014, merupakan salah satu hari yang begitu berkesan dalam hari-hari saya. Beberapa hari sebelum tanggal ini, YLSA telah merencanakan sebuah acara bersama seluruh staf untuk bersekutu dan "refreshing" bersama. Mengingat, bulan Oktober bertepatan dengan ulang tahun YLSA yang ke-20 dan YLSA mengadakan serentetan kegiatan yang cukup padat, menyita banyak waktu, pikiran, dan juga tenaga. Sebelumnya, ada banyak usulan tempat wisata yang diajukan oleh setiap staf YLSA. Saat itu, melalui voting, suara terbanyak jatuh pada pilihan untuk pergi ke objek wisata air terjun Jumog yang berlokasi di Karanganyar. Panitia pun dibentuk, dan di bawah pimpinan Pak Yoseph sebagai ketua panitia, segenap panitia mengadakan pertemuan untuk membagi tugas, dan kemudian mulai memikirkan hal apa saja yang akan dikerjakan dalam acara tersebut.

Persiapan hari untuk piknik pun sudah cukup matang. Akan tetapi, setelah memikirkan beberapa pertimbangan, dua hari sebelum hari-H, kami semua sepakat untuk berpindah lokasi piknik ke objek wisata Cokro Tulung yang berlokasi di Klaten. Kami memulai keberangkatan dengan berkumpul di kantor YLSA pada pkl. 07.00. Para staf, beserta anggota keluarga yang ikut, berangkat dengan mengerahkan armada lima mobil dan tiga sepeda motor. Rombongan motor tiba di lokasi terlebih dahulu, kemudian disusul dengan beberapa rombongan mobil. Pak Yoseph dan beberapa staf lain pergi ke loket untuk mengurus tiket masuk, sementara yang lain mengawalinya dengan sarapan pagi di tempat parkir. Setelah semua selesai, kami bersama masuk ke area wisata tersebut.

Kesan pertama ketika saya masuk ke lokasi tersebut adalah menyenangkan dan tempatnya cukup sejuk. Kami berjalan menuju tempat yang sudah disiapkan bagi kami untuk berkumpul dan bersekutu bersama. Acara dimulai dengan ibadah bersama, kemudian merenungkan firman Tuhan kira-kira selama setengah jam. Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan permainan ringan yang dipimpin oleh beberapa orang staf. Permainan yang diadakan memang sederhana, tetapi sangat hangat dan ramai karena semua antusias dengan permainannya. Semua staf turut bermain, bahkan Ibu Yulia, selaku pemimpin YLSA, juga turut bermain dan meramaikan acara tersebut. Di momen ini, saya melihat suasana yang sangat berbeda. Saya merasa bahwa kami semua adalah sama dan satu keluarga di dalam Kristus. Setelah permainan pertama selesai, acara dilanjutkan dengan perjamuan kasih. Kami semua menikmati makanan-makanan kecil yang sudah dibawa oleh masing-masing staf. Kemudian, semua staf kembali dilibatkan untuk mengikuti permainan dalam kelompok yang dipimpin oleh Mbak Arlin. Permainan kali ini cukup berat karena menuntut ketangguhan fisik. Permainan ini cukup memanas karena menuntut kerja sama yang solid dari masing-masing tim, pemikiran yang matang, dan mental yang siap diuji. Saking kompaknya, terjadi persaingan yang cukup sengit antarkelompok yang cukup melelahkan. Namun, menang atau kalah bukan masalah, karena tujuan sebenarnya adalah untuk semakin menjalin keakraban antarstaf dan menyegarkan diri.

Namun, kelelahan tersebut terbayar sudah ketika para staf diberi waktu untuk menikmati dan menenggelamkan diri di dalam sumber air yang jernih, dingin, dan segar di objek wisata tersebut. Memang, hanya sebagian saja yang ikut membasahi diri. Awalnya, saya tidak berniat membasahi diri, tetapi karena saya akan merasa rugi jika tidak mencoba, akhirnya dengan sedikit dorongan, tiba-tiba dari belakang saya terjerembap juga. Sangat menyenangkan berkumpul dan bermain di dalam air, juga berbincang-bincang dengan para staf senior YLSA. Saya melihat sisi lain dari diri mereka dan sebagian besar ternyata tidak seperti yang saya kira selama ini. Setelah selesai bermain air, kami pun segera berganti pakaian. Setelah selesai membereskan barang-barang, kami semua sempat berfoto bersama. Setelah itu, kami bersiap-siap menuju lokasi kedua yang tidak jauh dari lokasi pertama, yaitu sebuah pemancingan untuk makan siang bersama.

Rombongan sudah sampai di sana, kecuali saya dan partner saya, Mas Bayu. Kami tertinggal di belakang karena kami keluar paling akhir, kami mencoba menghubungi beberapa orang dan sempat bingung, tetapi pertolongan akhirnya datang juga sehingga kami bisa bergabung dengan yang lain. Beberapa orang sibuk memancing seraya menunggu pesanan makanan datang. Di situ, saya sempat berbincang dan melempar canda dengan beberapa teman, dan itu adalah hal yang berkesan bagi saya. Setelah pesanan makanan datang, semua keluarga YLSA dan anggota keluarga staf makan bersama dan menikmati hidangan tersebut. Setelah selesai makan siang, acara dilanjutkan dengan berkumpul kembali karena ternyata hari itu adalah hari terakhir bagi dua orang staf YLSA, yaitu Mas Yudo dan Mbak Arlin, yang melayani bersama kami di YLSA. Para staf memberikan pesan dan kesan kepada mereka. Tidak lupa, kami juga mendoakan pelayanan dan pekerjaan mereka selanjutnya. Acara pun selesai dan kami bersiap pulang ke rumah.

Acara ini telah memberikan cukup banyak kesan bagi saya. Saya benar-benar melihat kehidupan keluarga di YLSA, bukan sebagai rekan kerja saja, tetapi juga sebagai keluarga dan komunitas yang bertumbuh.

Walaupun saya masih terhitung sebagai staf baru di YLSA dan mungkin belum begitu mengenal staf lain, tetapi saya belajar banyak pada hari itu. Saya merasa mendapat penerimaan yang tidak selalu saya dapatkan, saya belajar untuk mengenal staf lain dari sudut pandang yang berbeda, saya bertemu dengan orang-orang baru karena beberapa staf membawa keluarganya. Lelah memang, tetapi telah tergantikan dengan sukacita dan pelajaran hidup yang hari itu saya rasakan. Tuhan memberkati.

*Ayub adalah staf YLSA divisi PESTA yang sedang menempuh masa dua bulan percobaan.

Peluncuran Alkitab Digital Aksara Jawa di @SABDA

Blog SABDA - Thu, 2014-11-13 13:12

Pada bulan Oktober, Yayasan Lembaga SABDA mengadakan serangkaian acara dalam rangka memperingati ulang tahun Yayasan Lembaga SABDA yang ke-20. Oleh karena itu, YLSA telah menyusun jadwal untuk mengadakan serangkaian kegiatan, yang diadakan setiap hari Senin dan Rabu, sepanjang bulan Oktober. Kami menamai kegiatan tersebut "@SABDA". Setelah seluruh jadwal kegiatan diumumkan dan diedarkan kepada semua staf, saya tertarik dengan sebuah acara yang diadakan pada Rabu, 29 Oktober 2014, yaitu "@SABDA: Peluncuran Alkitab Aksara Jawa" karena saya adalah orang Jawa asli.

Banyak orang Jawa tidak bisa membaca "aksara"-nya sendiri. Bahkan, banyak orang mengetahui aksara Jawa sebatas ketika mengikutinya dalam pelajaran di sekolah, termasuk saya. Saya mengetahui dan bisa membaca aksara Jawa karena itu merupakan salah satu kurikulum wajib yang harus diikuti pada waktu saya masih sekolah (SD s.d. SMA). Peluncuran Alkitab Aksara Jawa di acara @SABDA ini sangat memberkati saya. Acara ini telah menumbuhkan kembali rasa cinta dan rasa bangga akan warisan bangsa yang sangat bernilai. Selain itu, dalam presentasinya, Mas Kusuma juga menjelaskan proses penerjemahan yang disampaikan secara urut. Mulai dari penerjemahan Alkitab Aksara Jawa yang pertama pada tahun 1829 hingga saat ini, era teknologi ini, Yayasan Lembaga SABDA menerapkan Alkitab Aksara Jawa dalam format "digital".

Saya terheran-heran dengan pekerjaan Tuhan bagi orang-orang yang dikehendaki-Nya dalam proses penerjemahan Alkitab Aksara Jawa ini. Sebab, membaca dan menulis aksara Jawa bukanlah hal yang mudah. Untuk menghafalkan huruf-huruf serta tanda baca dalam aksara Jawa diperlukan ketepatan menulis supaya tidak terjadi kesalahan dalam pembacaannya. Uniknya, penerjemahan Alkitab ke dalam aksara Jawa pertama kali justru dilakukan bukan oleh orang Jawa dan juga bukan orang Indonesia. Alkitab Aksara Jawa pertama kali diterjemahkan oleh Gottlob Brückner yang merupakan utusan dari London Missionary Society, bersama dengan Joseph Kam dan John Supper. Brückner menjadi pendeta di Semarang dan berhasil menerjemahkan kitab-kitab Perjanjian Baru ke dalam bahasa Jawa (tahun 1829). Terjemahan tersebut merupakan terjemahan yang paling awal dalam sejarah terjemahan Alkitab ke dalam bahasa daerah di Nusantara. Dalam proses pencetakannya, Brückner juga harus mencetaknya di Serampore, India, karena pada saat itu belum ada percetakan di Jawa. Di sana, Brückner yang bekerja sama dengan percetakan Baptist Missionary Society juga membuat cetakan aksara Jawa dan tata bahasa Jawa untuk pertama kalinya, yang kemudian dibawanya kembali ke Jawa. Selain itu, ia membawa lebih dari dua ribu eksemplar Alkitab dalam bahasa Jawa, dua puluh ribu traktat, kertas cetak, serta cetakan aksara Jawa.

Jika orang asing saja rindu untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam aksara Jawa, bagaimana dengan kita? Kekayaan budaya aksara Jawa ini sangat layak untuk kita lestarikan. Oleh karena itu, YLSA yang bergerak dalam bidang pelayanan teknologi berinisiatif untuk meluncurkan Alkitab Digital Aksara Jawa. Alkitab Aksara Jawa dalam format digital ini dapat menjadi berkat bagi para pembaca Aksara Jawa di Indonesia dan mendorong kita untuk menyebarkan firman-Nya dengan menggunakan bahasa dan aksara Jawa bagi kemuliaan nama Allah. Saat ini, Alkitab Digital Aksara Jawa memang belum bisa Anda dapatkan secara daring (online), tetapi Anda bisa memesan CD Alkitab Aksara Jawa melalui YLSA.

Dari peluncuran Alkitab Digital Aksara Jawa ini, selain menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap budaya Jawa, saya jadi tahu bahwa Alkitab bukan hanya diterjemahkan ke dalam bahasa masyarakat mayoritas, seperti bahasa Melayu atau Indonesia, tetapi juga ke dalam bahasa suku, dan bahkan ke dalam aksara Jawa. Terima kasih YLSA.

SABDA, “Digital Bible Engagement”, dan Katalis Forum

Blog SABDA - Wed, 2014-11-12 13:58

Bulan Oktober menjadi bulan yang cukup padat di YLSA. Selain merayakan ulang tahun SABDA ke-20 dengan meluncurkan produk-produk baru dan mengadakan "Hangout @SABDA", beberapa jadwal pelayanan juga sudah menanti. Kami bersyukur untuk setiap pelayanan ke luar yang telah Tuhan percayakan kepada kami, dan kami pun selalu berdoa agar pelayanan SABDA dapat menjadi berkat bagi setiap orang yang kami temui.

Pada bulan Oktober ini, salah satu mitra YLSA, yaitu Renungan Harian, ternyata juga merayakan hari jadinya yang ke-36. Oleh karena itu, pada Kamis - Sabtu, 16 - 18 Oktober 2014 yang lalu, Renungan Harian yang dinaungi oleh Yayasan Gloria ini menyelenggarakan sebuah acara bertajuk "Katalis Forum 2014 on Spiritual Formation". Acara ini digarap dalam format presentasi oleh 14 narasumber, enam pelatihan/lokakarya pascaforum, dan pameran oleh lebih dari 20 lembaga. Nah, pada kesempatan yang indah ini, Ibu Yulia, selaku ketua Yayasan Lembaga SABDA, dipercaya menjadi salah satu narasumber dan mempresentasikan satu topik, yaitu "Digital Bible Engagement". Dan, tak ketinggalan, "booth" SABDA juga ikut meramaikan pameran yang diselenggarakan bersamaan dengan acara tersebut.

Acara diadakan di GBI Aletheia, Yogyakarta. Saya, sebagai staf YLSA asli kota Yogyakarta, diminta bergabung dengan tim SABDA untuk berangkat ke acara tersebut. Dalam hati, saya merasa sangat senang karena bisa pulang lebih cepat minggu ini, tetapi selain itu, saya juga menyadari bahwa ini menjadi sebuah kesempatan pelayanan yang harus saya kerjakan dengan penuh tanggung jawab.

Bu Yulia berangkat lebih dulu ke Yogyakarta, yaitu pada Rabu siang, sementara saya pulang pada Rabu malam. Lalu, Kamis pagi, tim yang menyusul adalah Khenny dan Mbak Wiwin. Dan, terakhir pada Kamis siang menjelang sore, Mas Hadi pun tiba di lokasi. Setelah semua berkumpul di "basement" GBI Aletheia, kami segera menyusun produk-produk SABDA dan peralatan instalasi Alkitab di meja "booth" yang sudah disiapkan oleh panitia. Singkat cerita, kami sangat bersyukur karena mendapat cukup meja untuk men-display semua produk SABDA dan peralatan yang sudah kami bawa.

Pagi itu, saya dan Mbak Wiwin mendapat kesempatan untuk menyaksikan presentasi Bu Yulia. Sebenarnya, Bu Yulia sudah membawakan materi "Digital Bible Engagement" di salah satu acara @SABDA, tetapi karena waktu itu saya tidak hadir, saya merasa beruntung bisa mendengarnya secara langsung dari Bu Yulia di Katalis Forum ini (yeey!:D). Presentator hanya diberi waktu 30 menit untuk menyampaikan materi dan dalam kurun waktu tersebut, saya merasa diberkati dengan konsep yang baru saya dengar ini. Ternyata, "Digital Bible Engagement" menjadi sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap pribadi yang mengaku dirinya orang Kristen. Kita diajak untuk tidak hanya meyakini bahwa Alkitab itu benar, tetapi juga berkomitmen untuk menghidupi kebenaran Alkitab tersebut. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini Alkitab bisa diakses di mana dan kapan saja. Jadi, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak melibatkan Alkitab dalam setiap aspek kehidupan kita. YLSA pun turut berupaya memfasilitasi setiap orang Kristen untuk menikmati Alkitab dengan menyediakan Alkitab di perangkat komputer dan "mobile" yang dimiliki, serta bahan-bahan bermutu yang sangat kita perlukan, baik bahan-bahan untuk studi Alkitab maupun bahan-bahan untuk bidang-bidang pelayanan Kristen.

Setelah itu, saya dan Mbak Wiwin segera turun dan menuju ke "booth" sebelum sesi selesai, dan waktu bagi para peserta untuk berkunjung ke pameran tiba. Khenny yang telah siap di bagian instalasi Alkitab ternyata sudah memulai pelayanannya kepada para pengunjung "booth" pertama, yaitu satpam, koster gereja, dan beberapa penjaga "booth-booth" lain yang ada di sana. Jam istirahat pertama adalah jam paling ramai sehingga pada jam itu, kami tidak henti-hentinya melayani para pengunjung. Saya pun turut antusias menjelaskan beberapa produk yang ada, termasuk produk baru SABDA, yaitu DVD Dengar Alkitab dan DVD Konseling Kristen TELAGA, serta bahan-bahan SD Card-nya. Selain itu, kami juga menjelaskan aplikasi Alkitab untuk Android yang sudah bisa di-install di "gadget" para pengunjung, yaitu Renungan PSM dan Alkitab Karaoke versi Beta. Selama dua hari, kami melayani para peserta Katalis Forum di "booth" SABDA. Senang bisa berjumpa dengan orang-orang yang mencintai firman Tuhan dan rindu pelayanannya diperlengkapi dengan produk SABDA. Puji Tuhan, pelayanan "booth" SABDA pada hari pertama dan kedua dapat berjalan dengan lancar.

Hari Sabtu, 18 Oktober, adalah hari terakhir tim SABDA melayani di Yogyakarta. Kali ini, pihak penyelenggara memfasilitasi kami untuk mengadakan pelatihan Software SABDA yang dibawakan langsung oleh Ibu Yulia. Acara pelatihan dimulai pukul 13.00 dan dihadiri oleh 22 peserta. Bersyukur pelatihan berjalan dengan baik walaupun beberapa peserta tidak bisa ikut sampai selesai karena harus kembali ke kota mereka masing-masing. Saya sangat salut melihat seorang ibu yang sudah tidak muda lagi, tetapi sangat mahir mengoperasikan laptop. Saya juga senang melihat antusiasme seorang peserta yang sudah terlanjur membeli banyak buku biblika dan kaget karena ternyata semua buku itu sudah ada di dalam Software SABDA. Belum lagi, salah satu peserta yang memberi kesaksian bahwa ia merasa sangat beruntung telah mengikuti pelatihan ini. Saya sungguh bersyukur mendengar kesaksian dari para peserta pelatihan. Akhirnya, pelatihan usai pada pukul 16.30. Kami masih sempat melayani beberapa peserta yang ingin mendapatkan instalasi Alkitab, dan setelah semuanya selesai, kami segera membereskan perlengkapan dan peralatan yang ada.

Akhirnya, pelayanan di Katalis Forum dapat kami selesaikan dengan baik. Ketika ditanya, "Gimana, capek ga?", saya pun menjawab, "Ya, capek, tapi sukacita." Benar. Saya bersukacita karena bertemu dengan banyak orang yang mencintai Tuhan, Alkitab, dan pelayanan-Nya. Bagi saya, SABDA dan "Digital Bible Engagement" adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. SABDA hadir untuk mewujudkan adanya "Bible everywhere". Namun, semoga kita tidak puas hanya dengan menerima produk-produk SABDA atau mendapat Alkitab digital di "gadget" kita masing-masing, tetapi memutuskan untuk menghidupi setiap perkataan firman-Nya yang tertulis di dalamnya.

@SABDA: (Digital) Bible Engagement

Blog SABDA - Tue, 2014-11-11 15:37

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, bulan Oktober 2014 adalah bulan peringatan hari ulang tahun Yayasan Lembaga SABDA yang ke-20. Serangkaian aktivitas yang dinamakan dengan "@SABDA" diselenggarakan setiap hari Senin dan Rabu, pkl.18.30 - 21.00 di Griya SABDA selama bulan Oktober. Memang tidak semua kegiatan harus dihadiri oleh semua staf, karena itu staf boleh memilih kegiatan mana yang ingin diikuti sesuai dengan minatnya.

Salah satu acara "@SABDA" yang saya pilih untuk saya ikuti adalah "(Digital) Bible Engagement", pada 13 Oktober 2014. Topik ini dipersiapkan oleh Ibu Yulia sehubungan dengan acara yang akan dibawakannya pada acara ulang tahun Renungan Harian yang ke-36 tahun di "Forum Katalis". Saya mengikuti acara ini karena saya tertarik dengan topik yang dibawakan. Sebelumnya, saya berpikir, mengapa ada "pertunangan" dengan Alkitab? Bagaimana menjalin "pertunangan" dengan Alkitab? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul di kepala saya sehingga saya sangat ingin mengikuti acara ini.

Ibu Yulia membawakan topik ini dengan cukup sistematis dan penjelasan yang bagus. Dimulai dari definisi istilah, sejarah, bentuk, akses, serta peran SABDA dalam menggerakkan "Bible Engagement". Kata "engagement" yang biasanya diterjemahkan sebagai "pertunangan" dalam bahasa Indonesia ternyata mengacu pada sebuah relasi yang lebih serius dan adanya komitmen antara dua pihak. Begitu pula antara kita dengan Alkitab. Sebagai orang Kristen, sudahkah kita rajin membaca dan sungguh-sungguh mengenal firman Tuhan? Sudahkah kita memiliki komitmen untuk melakukan firman-Nya dalam kehidupan kita? "Bible Engagement" memiliki padanan frasa lain yaitu "Bible Discipline". "Bible Engagement" sebenarnya adalah sebuah proses menuju pendisiplinan diri dan hidup yang menghidupi kebenaran firman Allah, yaitu Alkitab. Oleh Bu Yulia, sejarah Alkitab secara sederhana dibagi dalam tiga periode yaitu:

1. Sebelum abad 15: Alkitab Gulungan
2. Antara 1500 M - 2000 M: Alkitab Cetak
3. Sesudah abad 20: Alkitab Digital

Sebelum Guttenberg menemukan mesin cetak, Alkitab tidak dapat dibaca oleh banyak orang. Hanya kaum cendekiawan dan klerus (golongan rohaniawan) yang bisa membaca Alkitab. Dengan adanya teknologi mesin cetak, pada masa Reformasi, Alkitab dicetak dalam jumlah yang lebih banyak sehingga Alkitab dapat dimiliki oleh lebih banyak orang dari sebelumnya. Kini, di abad "postmodern", bukan lagi hal yang sulit untuk memiliki Alkitab. Alkitab di era digital (dengan multi platform) dapat diakses dengan mudah kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja.

Apakah "Bible Engagement" masih dilakukan di era digital? Harusnya ya, bahkan harusnya lebih sering karena setiap orang sekarang mendapat akses untuk membaca, belajar, dan menggali Alkitab dengan lebih mudah. Tetapi pada kenyataannya, dalam sebuah slide survei yang ditunjukkan oleh Bu Yulia, terlihat hanya 19% orang Kristen yang membaca Alkitab setiap hari (itu pun di negara yang notabene negara Kristen). Dari slide survei lain ditunjukkan juga bahwa banyak orang Kristen yang mengalami hidup yang penuh ketakutan dan kekhawatiran, tidak mengasihi, sering jatuh dalam pencobaan, hidup rohani yang mandeg, dan tanda-tanda hidup yang tidak berkemenangan.

Hasil survei itu memberi kesimpulan bahwa "Bible Engagement", atau berinteraksi dengan Alkitab dan bertemu dengan Allah melalui Firman-Nya, sangatlah penting bagi orang Kristen. Di situlah kunci untuk mendapatkan hidup yang berpusat pada Alkitab dan hidup yang berkemenangan. Pada kesempatan ini, Ibu Yulia juga menyampaikan metode-metode klasik "Bible Engagement", yaitu: Hearing the Bible, Reading the Bible, Studying the Bible, Meditating the Bible, Memorizing the Bible, Praying/Singing the Bible, Doing/Applicating the Bible, dan Preaching the Bible. Dengan banyaknya produk YLSA yang berpusatkan pada Alkitab, melakukan metode-metode ini menjadi suatu keniscayaan.

Selain itu, YLSA juga menyediakan Alkitab Yang Terbuka untuk menolong masyarakat luas memiliki Alkitab yang setia, jelas dan relevan bagi zaman ini. Metode yang dikenal dengan singkatan "SABDA" (Simak, Analisa, Belajar, ber-Diskusi dan ber-Doa, Aplikasi) juga menjadi gerakan yang diperkenalkan oleh YLSA untuk mendorong semakin banyak orang membaca dan belajar Alkitab. YLSA juga mendukung penyebaran Alkitab dalam format digital secara luas, sesuai dengan visi SABDA, yaitu "Bible Everywhere", dengan menyediakan situs Alkitab SABDA, Software Alkitab SABDA, CD Alkitab Audio, DVD Dengar Alkitab, aplikasi-aplikasi Alkitab Karaoke dan Renungan PSM, dan lain-lain, diharapkan dapat menolong setiap orang Kristen giat melakukan "(Digital) Bible Engagement" dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaannya sekarang, maukah kita mengambil komitmen dan keputusan untuk melakukan disiplin berinteraksi dengan Firman-Nya? Maukah kita melakukan "pertemuan" dengan Tuhan melalui Alkitab sehingga hidup kita berpusatkan pada Alkitab? Mari kita mulai melakukan Bible Engagement dan biarlah kita mengalami dan menikmati hidup yang diubahkan.

Soli Deo Gloria!

Roadshow SABDA di Persidangan Umum Ke-X GKAI

Blog SABDA - Tue, 2014-11-11 14:28

Hari itu, tanggal 15 Oktober 2014, YLSA memiliki jadwal pelayanan untuk roadshow di acara Persidangan Umum ke-X GKAI (Gereja Kristen Alkitab Indonesia) yang bertempat di sebuah hotel di Tawangmangu. Tim yang berangkat kali ini adalah Pak Gunung, Mbak Evie, Yans, dan saya sendiri. Seperti biasa, sebelumnya kami mempersiapkan barang-barang yang kami perlukan untuk "booth" SABDA dan instalasi Alkitab bagi para peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Kami berangkat dari kantor pkl. 12.30 dan tiba di tempat tujuan pada pkl. 14.30 WIB. Selain membuka "booth", YLSA juga mendapat kesempatan untuk memberikan presentasi mengenai pelayanan YLSA selama 30 menit. Jadi, ketika tiba di tempat, Mbak Evie dan Yans segera mempersiapkan diri dan menyalakan laptop agar ketika waktu presentasi tiba mereka sudah siap dan tidak terburu-buru. Mbak Evie bertugas sebagai presentator dan Yans sebagai operator. Pkl. 15.00, Mbak Evie telah diminta panitia untuk melakukan presentasi. Presentasi yang diberikan adalah penjelasan tentang YLSA dengan memutar sebuah video. Setelah itu, dijelaskan pula mengenai DVD Library SABDA Anak 1.2, DVD Konseling Kristen TELAGA, DVD Dengar Alkitab, SD Card TELAGA ANAK, dan SD Card Dengar Alkitab. Puji Tuhan! Presentasi berjalan dengan baik dan semua materi yang disiapkan dapat dijelaskan kepada peserta sesuai waktu yang diberikan.

Saya mendapat tanggung jawab untuk mengurus booth SABDA. Ketika Mbak Evie, Yans, dan Gunung ada di ruang pertemuan, seorang ibu dari pihak panitia datang dan mengatakan bahwa meja yang dipasang untuk "booth" SABDA terlalu maju sehingga menghalangi jalan. Beliau memberi saran agar meja tersebut dimundurkan sampai ke dekat tembok. Bersyukur saat itu ada Arkha, mantan staf YLSA, yang ternyata ikut melayani sebagai tim musik pada acara tersebut sehingga dapat membantu kami memindahkan "booth". Namun, sebelum booth selesai dipindahkan, ternyata para peserta sudah mulai turun dan mulai memadati area "booth" SABDA. Kami pun bergegas agar bisa segera melayani peserta. Bersyukur untuk pertolongan Tuhan melalui ibu yang tadi meminta kami memindah meja. Sebab, tidak bisa dibayangkan jika "booth" tetap di posisi semula, tentunya kami akan kewalahan untuk melayani para peserta yang akan datang dari arah belakang "booth".

Tak lama kemudian, Yans, Mbak Evie, serta Pak Gunung datang dan mengambil posisi masing-masing untuk melayani peserta. Mbak Evie pada bagian instalasi Software SABDA di laptop, Yans melayani di bagian SD Card serta produk-produk DVD, Pak Gunung di bagian instalasi handphone, sementara saya di bagian CD-CD Alkitab Audio dalam berbagai bahasa. Peserta yang datang berasal dari berbagai macam suku dan daerah di Indonesia, mulai dari suku Jawa, Batak, Nias, Kalimantan, Rote, sampai dengan Papua. Saya terkesan dengan respons dari peserta. Mereka begitu bersemangat dan bersyukur ketika mengetahui bahwa waktu mereka pulang ke daerahnya, mereka bisa membawa begitu banyak bahan untuk memperlengkapi mereka dalam pelayanan. YLSA menjadi alat Tuhan untuk menolong para hamba Tuhan yang mengalami kesulitan dalam mengakses atau mendapatkan bahan-bahan Kristen di daerah mereka. Terpujilah Tuhan!

Pelayanan booth SABDA terus berlangsung hingga pkl. 21.00. Sekitar 60 handphone dan beberapa laptop milik peserta telah berhasil kami "instal" dengan bahan-bahan dari SABDA. Setelah para peserta mulai pulang, kami pun bersiap-siap membereskan booth untuk segera kembali ke Solo. Saya berdoa semoga produk-produk tersebut dapat menjadi alat untuk memuliakan nama Tuhan dalam setiap pelayanan para peserta ke depan, di daerah mereka masing-masing.

IT 4 GOD. Tuhan Yesus memberkati.

Link Building - Using Articles for Simple and Effective Approach

SABDA Space Teens - Tue, 2014-11-11 03:15

Do you wish to place your website among the top ranked ones? What can you do to make this happen? Have you tried almost all the methods but ended up in vain? There are several ways to get increased traffic to your website and some are simple whereas the others are pretty tough. Trust me link building is the perfect answer to your question even though it is quite confusing and tiring one.

baca selanjutnya