lagu rohani

Operet Natal Anak - bag.3

Sekolah Minggu dalam merayakan Natal sering mementaskan kisah kelahiran Tuhan Yesus. Ada yang disajikan dalam bentuk sandiwara, ada yang dalam bentuk gerak dan lagu. Bagi anak-anak yang saat itu baru pertama kalinya datang ke gereja karena diajak temannya, mata acara ini sangat menarik. Tetapi bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menjadi anak Sekolah Minggu, mereka kurang memperhatikannya karena sudah hafal jalan ceritanya. Solusinya? Bagaimana bila kisah itu disajikan dalam bentuk baru yang belum pernah mereka lihat? Misalnya, operet – opera kecil – di mana semua narasi dan dialoknya dinyanyikan dengan iringan musik.

Operet Natal Anak - bag.2

Sekolah Minggu dalam merayakan Natal sering mementaskan kisah kelahiran Tuhan Yesus. Ada yang disajikan dalam bentuk sandiwara, ada yang dalam bentuk gerak dan lagu. Bagi anak-anak yang saat itu baru pertama kalinya datang ke gereja karena diajak temannya, mata acara ini sangat menarik. Tetapi bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menjadi anak Sekolah Minggu, mereka kurang memperhatikannya karena sudah hafal jalan ceritanya. Solusinya? Bagaimana bila kisah itu disajikan dalam bentuk baru yang belum pernah mereka lihat? Misalnya, operet – opera kecil – di mana semua narasi dan dialoknya dinyanyikan dengan iringan musik.

Operet Natal Anak - bag.1

Sekolah Minggu dalam merayakan Natal sering mementaskan kisah kelahiran Tuhan Yesus. Ada yang disajikan dalam bentuk sandiwara, ada yang dalam bentuk gerak dan lagu. Bagi anak-anak yang saat itu baru pertama kalinya datang ke gereja karena diajak temannya, mata acara ini sangat menarik. Tetapi bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menjadi anak Sekolah Minggu, mereka kurang memperhatikannya karena sudah hafal jalan ceritanya. Solusinya? Bagaimana bila kisah itu disajikan dalam bentuk baru yang belum pernah mereka lihat? Misalnya, operet – opera kecil – di mana semua narasi dan dialoknya dinyanyikan dengan iringan musik.

Biar buta kedua mataku

“Saudara-saudara tentu sudah tahu bagaimana Andi (bukan nama sebenarnya) anak saya. Baru setahun ia kuliah, ia terjerat narkoba. Syukur ia bisa sembuh. Tetapi ia malu sehingga tak mau kuliah dan ke gereja lagi. Pergi ke rumah teman pun tidak. Setiap malam saya menangis ketika menyebut namanya dalam doa selama hampir 2 tahun ini. Sering saya bertanya mengapa Tuhan tidak mendengar doa saya. Saya menolak anjuran orang untuk membawanya ke orang pintar, karena saya tetap berharap kepada Tuhan kita. Hari Minggu lalu sesuatu terjadi pada dirinya, ia . . . . .” ibu itu tak bisa meneruskan perkataannya karena berusaha menahan tangisnya.

Tampilan Terbaik di 1024 x 768