Taurat dan Roh

Samuel Franklyn's picture

Banyak orang percaya salah mengerti akan tujuan Taurat diberikan dan karena itu masih berusaha hidup dibawah bimbingan hukum Taurat. Mereka tidak menyadari kematian Yesus telah membatalkan hukum Taurat. Karena mereka berusaha hidup dibawah hukum Taurat maka mereka tidak menyadari betapa besarnya kasih karunia Tuhan Yesus yang telah memerdekakan kita dari hukum Taurat supaya kita hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh.

Apa yang dimaksud dengan Taurat ?

Yang dimaksud dengan hukum Taurat adalah hukum yang diberikan Tuhan lewat Musa :

Yohanes 1:17
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

Yohanes 7:19
Bukankah Musa yang telah memberikan hukum Taurat kepadamu? Namun tidak seorangpun di antara kamu yang melakukan hukum Taurat itu. Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?"

Hukum yang diberikan oleh Musa ini dituliskan dalam lima kitab pertama Perjanjian Lama yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan. Hukum Taurat terdiri dari 10 perintah yang diberikan oleh Tuhan di Gunung Sinai (Keluaran 20) dan peraturan penyelenggaraan ibadah bangsa Israel (Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan).

Apakah tujuan Taurat diberikan ?

Pada waktu hukum Taurat diberikan maka maksud dan tujuan Taurat masih tersembunyi bagi bangsa Yahudi. Mereka beranggapan bahwa dengan mentaati Taurat maka mereka akan berkenan kepada Tuhan. Dalam kenyataannya sesudah bangsa Israel menerima Taurat maka mereka malah makin berdosa kepada Tuhan. Tujuan Taurat diberikan barulah dinyatakan kepada rasul Paulus. Taurat diberikan bukan supaya seseorang bisa melakukannya lalu berkenan kepada Tuhan. Taurat diberikan supaya manusia menyadari bahwa dia tidak bisa melakukan Taurat. Dengan adanya hukum Taurat maka pelanggaran malah makin bertambah banyak.

Roma 3:19
Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

Roma 5:20
Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,

Hal ini tidak berarti bahwa Taurat itu sesuatu yang jelek. Akan tetapi karena manusia sudah bersifat daging dan dikuasai dosa maka hukum Taurat malah mendatangkan kematian bagi mereka yang mau melakukan Taurat.

Roma 7:7-16
(7) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"
(8) Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati.
(9) Dahulu aku hidup tanpa hukum Taurat. Akan tetapi sesudah datang perintah itu, dosa mulai hidup,
(10) sebaliknya aku mati. Dan perintah yang seharusnya membawa kepada hidup, ternyata bagiku justru membawa kepada kematian.
(11) Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia membunuh aku.
(12) Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.
(13) Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa ia adalah dosa, maka dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa.
(14) Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.
(15) Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.
(16) Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik.

Bangsa Israel terbukti oleh tindakan mereka dalam sejarah tidak menuruti hukum Taurat. Inilah tuduhan yang dilontarkan Stefanus kepada mereka yang menyebabkan kematiannya:

Kisah 7:51-53
(51) Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.
(52) Siapakah dari nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh.
(53) Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya."

Kristus mati untuk membatalkan hukum Taurat

Roma 7:1-4
(1) Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, --sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum--bahwa hukum berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup?
(2) Sebab seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu.
(3) Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain.
(4) Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.

Efesus 2:11-19
(11) Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
(12) bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
(13) Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
(14) Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
(15) sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
(16) dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
(17) Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat",
(18) karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.
(19) Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

Pada saat seseorang mati maka semua tuntutan hukum atas dirinya batal. Hukum hanya berlaku pada orang hidup. Pada saat Kristus mati maka hukum Taurat tidak lagi berkuasa atas dirinya. Kata batal dalam Efesus bisa juga diterjemahkan menjadi tidak berlaku. Hukum Taurat masih ada tapi tidak bisa berlaku lagi karena Kristus sudah mati.

Setiap orang yang mempercayai kematian Kristus adalah untuk menebus dirinya maka Allah memperhitungkan kematian Kristus sebagai kematian orang tersebut. Dimata Allah kematian Kristus menggantikan kematian orang tersebut. Jadi orang tersebut ikut mati bersama Kristus dan karena itu Taurat juga tidak berlaku atas dirinya. Karena Taurat tidak berlaku lagi itulah maka orang Yahudi dan orang bukan Yahudi menjadi suatu manusia baru didalam Kristus. Manusia baru ini tidak lagi hidup berdasarkan perintah dan ketentuan Taurat melainkan hidup oleh Roh dan dipimpin Roh.

Hidup oleh Roh dan dipimpin Roh

Manusia baru didalam Kristus ini menerima janji Bapa yaitu Roh Kudus.

Kisah 1:4-5
(4) Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
(5) Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Roma 8:1-2
(1) Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
(2) Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Galatia 3:1-6
(1) Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?
(2) Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?
(3) Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?
(4) Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!
(5) Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?
(6) Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Sesudah seseorang diselamatkan dan mengakui bahwa pengorbanan Kristus adalah untuk menebus dirinya maka dia harus hidup oleh Roh supaya dia tidak lagi menuruti keinginan daging.

Galatia 5:16-18
(16) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
(17) Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
(18) Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Roma 8:3-6
(3) Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,
(4) supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
(5) Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
(6) Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Inilah fokus hidup orang percaya. Setiap orang percaya berjuang dalam hidupnya supaya dia tidak menuruti keinginan daging melainkan keinginan Roh. Ini adalah suatu perjuangan yang berat dan panjang. Tapi jika orang percaya tersebut terus bertekun maka hidupnya akan menghasilkan buah-buah Roh. Buah-buah Roh ini dihasilkan oleh Roh Kudus yang membimbing orang percaya tersebut. Yang perlu dilakukan oleh orang percaya adalah menuruti pimpinan Roh Kudus.

Galatia 5:19-26
(19) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
(20) penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
(21) kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
(22) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
(23) kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
(24) Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
(25) Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
(26) dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

Kristus telah mati untuk membebaskan kita dari hukum Taurat dan memberikan janji Bapa pada kita yaitu Roh Kudus. Jika kita hidup oleh Roh dan dipimpin oleh Roh maka kita akan menghasilkan buah Roh dan memuliakan Allah pada hari kedatangan Yesus Kristus.

Filipi 1:9-11
(9) Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,
(10) sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus,
(11) penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Tindakan-tindakan apa yang dapat kita lakukan supaya kita hidup oleh Roh?

Filipi 4:4-9
(4) Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
(5) Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
(6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
(7) Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
(8) Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Galatia 5:13-15
(13) Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
(14) Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"
(15) Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.

Selamat Hari Kematian dan Kebangkitan Kristus.

Kematiannya membebaskan kita dari Taurat dan kematian yang kekal.

KebangkitanNya memberikan kita Roh Kudus dan hidup yang kekal.

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kiranya menyertai kita senantiasa.

Anak El-Shadday's picture

thanks SF

SF klao nulis runtut banget + full ayat hehehhe

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

__________________

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

Samuel Franklyn's picture

thanks AES

Terima kasih buat pujiannya.  Tapi tulisan saya masih belum sebaik yang lain. Kapan-kapan saya akan menulis pengalaman saya waktu awal percaya Tuhan. Sekedar info dulu saya hampir jadi pelayan Tuhan sepenuh waktu. Saya pernah mengadakan persekutuan doa di rumah dan pengunjungnya sudah lebih dari 50 orang. Tapi Tuhan berkehendak lain. Yah jalan hidup seseorang memang sepenuhnya dalam kendaliNya.

Anak El-Shadday's picture

hmmm.. SF "pernah" mau jadi Pdt???

kayaknya seru nih bro hehehe.. ditunggu. 

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

__________________

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

Debu tanah's picture

@ AES & SF, tidak secanggih SF

Saya bisa membayangkan bagaimana SF menulis blog di atas. Berbekal ingatan tentang Firman, maka SF menyusun tulisan di atas, MERANGKAI ayat-ayat sehingga menjadi satu PEMAHAMAN yang UTUH.

Saya sendiri menggunakan metode ini untuk menulis blog2 saya walau tidak secanggih SF. Ingatan akan ayat-ayat dalam Alkitab akan membantu kita menyusun tulisan yang utuh pengertianya. Berbekal ingatan tentang topik tersebut kemudian saya mencari ayat yang terkait dengan Alkitab elektronik.

Semakin lengkap ingatan kita, maka semakin lengkap dan utuh juga tulisan kita.

Kemudian pemahaman yang diperoleh melalui renungan-renungan selama ini ditambahkan untuk menguraikan topik tersebut sehingga orang lain juga bisa memahami dengan bahasa yang lebih sederhana.

Mau tahu apa rahasia supaya bisa menulis seperti SF? BACA ALKITAB lebih dari 50 kali secara utuh. Baca topik-topik tertentu lebih dari 1000 kali !!!

Berani terima tantangan ??

 

__________________

Dari debu tanah kembali menjadi debu tanah...

Anak El-Shadday's picture

wahh

itu lah hehheehe... belum bisa saya seperti SF+Deta+pendekar klewer yang lain.

 

Suka ga ingat ayat, ingatnya cmn: yang utang ke aku sapa ya??? hehehehe......

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

__________________

but the one who endure to the end, he shall be saved.....

jesusfreaks's picture

@SF : CLEAR & AGREE

Dear brow,
Gw rasa alkitab sudah cukup jelas. Tapi mungkin sebagian sudah malas membacanya berulang ulang. Atau memang mereka membaca, namun tidak mengerti.

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

M23's picture

@SF

Salam sejahtera,

2 hari yang lalu saya hendak mengusulkan, agar anda menuliskan blog sendiri terhadap debat anda di blog saudara Henso dengan vantillian dll. ternyata anda telah menuliskan nya. Tulisan anda sangat jelas dan sistematis. Terima kasih banyak saudara SF. Tuhan Yesus memberkati.

 

Tuhan aku percaya; tolonglah aku yang tidak percaya ini.

__________________

Iman dibangun dalam kesedihan dan dosa

jesusfreaks's picture

@SF : KALAU TIDAK BATAL...

kalau tidak batal,

MATA TETAP GANTI MATA,

GIGI TETAP GANTI GIGI

NYAWA TETAP GANTI NYAWA

 

( dan harus pas, KALAU MATA MINUS YA GANTI SAMA MATA MINUS

KALAU GIGI TARING YA DENGAN GIGI TARING

kalau NYAWA, anggap sama aza deh )

 

yang dalam kurung becanda loh...

 

 

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

__________________

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS- 

ebed_adonai's picture

@JF: yaa, nggak jadi deh...

"..KALAU MATA MINUS YA GANTI SAMA MATA MINUS.."

Yahhh,..kalau begitu mah nggak ada gunanya bro...

Sebelumnya saya kira ada makna "positif" dalam frase "an eye for an eye". Mana tahu mata minus dan silinder saya yang beda kiri kanan ini bisa dapat ganti yang lumayan (asal jangan mata yang genit menggoda seperti matanya J***A P***Z)...

Tapi kalau gantinya sama ya mubazir, sama saja ya bro, hehe...

Shalom!

(...shema'an qoli, adonai...)

__________________

(...shema'an qoli, adonai...)

SF : 5f ini sedikit kluwar

Bung SF maaf ya pertanyaan saya ini sedikit kluwar, menurut bung SF apakah seorang perempuan boleh menjadi pendeta? bagai mana tanggapan bung SF dengan 1 Korintus 14 : 34 yang berbunyi ; Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang di katakan juga oleh hukum Taurat.

Samuel Franklyn's picture

Konteks 1 Korintus 14:34-35

1 Korintus 14:34-35
(34)  Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.
(35)  Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

Kalau dilihat konteksnya maka ini bukan larangan wanita menjadi pengajar Firman. Konteks ayat ini adalah masalah pelaksanaan ibadah dalam pertemuan jemaat. Kalau dilihat dari teguran Paulus maka wanita-wanita di Korintus punya kebiasaan buruk bertanya pada pembicara di sela-sela khotbah sehingga mengganggu ketertiban. Paulus menyuruh mereka diam di saat ibadah dan bertanya pada suami mereka dirumah kalau ada yang ingin mereka tanyakan.

Soal wanita menjadi pelayan Firman maka jelas tertulis dalam Firman bahwa ada wanita yang menjadi rasul. Rasul disini bukan rasul dalam artian 12 rasul murid Yesus akan tetapi rasul utusan jemaat macam Barnabas dan Paulus.

http://www.churchofgoddfw.com/monthly/junia.shtml

Lalu...

Bung SF bagaimana dengan tulisan : Sebab tidak sopan bagi perembuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat ? Membawakan Firman Tuhan kan juga berbicara? Rasul seperti Paulus kan juga berbicara?

Samuel Franklyn's picture

Lihat konteks dong

Lihat konteks dong. Kalau misalkan kamu jadi pembicara terus kaum ibu bergosip sehingga ribut atau sebentar-sebentar nanya ke kamu ya jelas ibadah akan terganggu kan? Nah itu yang dimaksud Paulus. Tapi kalau misalkan seorang wanita diminta jemaat berdiri didepan mimbar menyampaikan Firman maka jelas bukan wanita ini yang dimaksud Paulus dalam 1 Korintus 14:34-35. Soal wanita melayani maka Rasul Paulus jelas menyebut seorang wanita sebagai rekan pelayanan yaitu Priskila. Dalam Firman jelas tertulis bahwa Priskila ini paham Injil sehingga bisa mengajar Apolos seorang pelayan Firman. Juga tertulis bahwa Priskila memimpin jemaat di rumahnya.

Kisah18:2
(2)  Di Korintus ia berjumpa dengan seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. Paulus singgah ke rumah mereka.

Kisah 18:24-26
(24)  Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci.
(25)  Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.
(26)  Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.

Roma 16:3
(3)  Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, teman-teman sekerjaku dalam Kristus Yesus.

1 Korintus 16:19
(19)  Salam kepadamu dari Jemaat-jemaat di Asia Kecil. Akwila, Priskila dan Jemaat di rumah mereka menyampaikan berlimpah-limpah salam kepadamu.

 

@SF, bagaimana dengan posisi 10 Perintah ?

Bung SF,

Selama ini sih saya juga tidak merasa hidup dibawah Hukum Torat. Tetapi saya melihat didalam hukum torat banyak hal2 yang menjadi kebencian Tuhan dan hal2 yang Tuhan senang manusia melakukannya.

Kalau hukum torat tidak berlaku lagi (maksud saya secara keseluruhannya) apakah kita tidak perlu lagi menjauhkan hal2 yang menjadi kebencian Tuhan dan mengerjakan hal2 yang menyenangkan hatiNya?

Dan bagaimana dengan posisi Sepuluh Perintah Tuhan, bukankah ini juga bagian dari Hukum Torat ?

Terima kasih sebelumnya, God Bless You.

Samuel Franklyn's picture

Silahkan baca lebih teliti

Silahkan baca lebih teliti posting diatas. Manusia ciptaan baru dalam Yesus Kristus diharuskan untuk hidup oleh Roh Kudus dan dipimpin oleh Roh Kudus. Mungkinkah Roh Kudus memimpin orang tersebut kedalam dosa? Tidak mungkin. Baca juga apa itu buah Roh. Jelas buah Roh tidak bertentangan dengan hukum.

Hukum Taurat itu bermanfaat bagi penginjilan. Hukum Taurat sangat bermanfaat dalam menyadarkan manusia berdosa bahwa dirinya hidup dibawah murka Allah secara terus menerus. Satu-satunya jalan luput dari murka Allah adalah menerima dan mengakui pengorbanan Yesus Kristus.

Isu utamanya adalah anda hidup dibawah PL atau dibawah PB. Ini cara hidup yang amat berbeda. Mereka yang hidup dibawah PL berfokus pada hukum dan aturan sedangkan mereka yang hidup dibawah PB berfokus pada hidup lewat anugrah dan kekuatan yang diberikan Roh dan hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Mereka yang hidup dibawah PB sadar mereka tidak bisa memenuhi tuntutan hukum Allah dan mengharapkan belas kasihan Tuhan Yesus terus menerus dalam hidupnya. Itulah sebabnya hampir setiap surat Rasul Paulus umumnya diakhiri dengan berkat "Kiranya kasih karunia Tuhan Yesus menyertai". Inilah sumber pengharapan dan iman orang percaya yaitu kasih karunia Tuhan Yesus.

Mereka yang hidup dibawah PB berfokus pada hal yang menyenangkan hati Tuhan tapi patokannya bukan "jangan, jangan, jangan" dari sepuluh perintah. Kalau misalkan seseorang diam saja dan tidak melakukan apa-apa bukankah dia sudah melakukan 10 perintah? He he he. Apa itu yang menyenangkan hati Tuhan Yesus? Kalau kita membaca dengan teliti dan menyeluruh PB. Maka fokus utama yang dituntut oleh Tuhan Yesus adalah supaya manusia percaya menghasilkan buah dan bukan diam-diam saja berpangku tangan. Buah yang dituntut itu adalah buah pertobatan, buah penginjilan dan buah Roh. Dan ini nggak bisa dihasilkan cuma dengan menuruti 10 perintah yang isinya "jangan, jangan, jangan".

Kolose 1:28-29
(28)  Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.
(29)  Itulah yang kuusahakan dan kupergumulkan dengan segala tenaga sesuai dengan kuasa-Nya, yang bekerja dengan kuat di dalam aku.

Efesus 3:20-21
(20)  Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
(21)  bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.

Untuk menghasilkan buah diperlukan doa, usaha dan perjuangan orang percaya lewat bantuan Roh Kudus yang bekerja didalam diri mereka.
 

beda kontekskah?

Bung SF maaf saya kan awam memahami Firman Tuhan, klo di 1 Timotius 2 : 10-12 yang berbunyi ; tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah. Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

Apakah antara antara 1 Korintus 14 : 34 dan 1 Timotius 2 :10-12 berbeda konteks ?  Atau ada benang merah pengajaran paulus ?

Samuel Franklyn's picture

Konteks 1 Timotius 2: 10-12

Konteks 1 Timotius 2: 10-12 adalah menentang pengajaran sesat oleh penganut ajaran dewi Artemis.  Silahkan baca penjelasannya disini:

http://www.churchofgoddfw.com/women/paul-women.shtml

1 Timotius 2:11-12
(11)  Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
(12)  Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

Kalau menurut penjelasan dari link diatas maka seharusnya terjemahan ayat 12 adalah :

Aku saat ini tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya merayu lewat sex laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

Kata tidak mengizinkan ditulis dalam bentuk "present tense". Jadi konteksnya adalah konteks di Efesus. Soalnya di Efesus terjadi pengajaran sesat yang disebarkan oleh wanita-wanita Efesus. Mereka juga menguasai kaum lelaki di Efesus lewat cara sex.

Lagipula kalau Paulus memang menentang wanita melayani Firman kenapa dia menyatakan Priskila yang jelas adalah wanita sebagai rekan sekerjanya?

Bung SF : ha ha ha

Bung SF, bung ini terlalu PD. Saya ini bahasa inggrisnya waktu sekolah dapat 6 saja di katrol, bung kok dengan PDnya ngasih link itu ke saya. aku ora mudeng. Ha ha ha.....Bung SF klo pakai bahasa isarat bagai mana?