MENUDUH DENGAN KASIH
Jika Anda memperhatikan penggunaan kata-kata atau kalimat-kalimat di dalam setiap paragraf artikel humor Tiga Orang Misionaris yang saya tulis pada waktu itu (tahun 2000), Anda bisa melihat, bahwa meskipun sudah terjadi sedikit perubahan yang positif di pihak saya sebagai seorang penulis, ciri-ciri khas yang menggambarkan karakter-karakter tulisan saya di sana masih tetap tampak jelas sekali sampai sekarang.
Perhatikanlah artikel dengan judul yang sama, yang telah disisipkan di dalam buku kumpulan ceritera-ceritera pendek, yang diterbitkan di Yogyakarta [Humor: Copy and Paste (1)]. Kendatipun ejaan dan bahasanya sudah diperbaiki, ciri-ciri khas saya di dalam menulis, merangkai kata-kata atau kalimat-kalimat yang terbaca di sana masih tetap transparan, sebab artikel itu sudah dikutip dengan persis sekali. Tidak ada kalimat yang dirubah, tidak ada yang ditambahkan, hanya beberapa kata yang tidak perlu dipergikan.

