Kritik
Menghakimi itu Boleh, Asal......
- Julius Tarigan's blog
- 6 Komentar
- baca selanjutnya
- 645 kali dibaca
Mengapa Mengritik? (Membedakan 4 Macam "Tukang Kritik" dalam Kekristenan)
Terus terang, blog saya ini -- dari awalnya sampai, entah kapan nanti, akhirnya -- akan selalu berisikan kritik-kritik, khususnya yang ditujukan untuk gereja-gereja dan para penyelenggara di dalamnya. Tulisan-tulisan saya yang sudah di-publish sebelumnya di blog ini (a.l.: "Mujizat apa Mujizat?", "Gereja yang lebih baik itu, Tidak Ada!
- Julius Tarigan's blog
- 31 Komentar
- baca selanjutnya
- 1137 kali dibaca
Sambat*
Sampai kapan kau akan menungguku?
Sampai beruban? Dan waktu terus berlalu
Hey, tidakkah kau bosan menyanyikan keluhan?
Mengharap belas kasih atas mental pengangguran
Pasti ada jalan untuk mencari uang
Pasti ada cara untuk bersenang-senang
Badai pasti datang, kita tak akan menang
Mengapa harus bimbang?
- y-control's blog
- 11 Komentar
- baca selanjutnya
- 1135 kali dibaca
Majelis dedudo-dida
Sering kali kritik lahir berawal dari komunikasi yang tidak tuning akibat kita tidak peduli minat orang lain. Di gereja, susah kita membicarakan rencana pelayanan jangka panjang jika lawan bicara kita lebih berminat pada “whatever will be will be.” Sama susahnya bila mendiskusikan lagu kontemporer dengan orang yang minatnya hanya ada di lagu himne.
- Inge Triastuti's blog
- 4 Komentar
- baca selanjutnya
- 983 kali dibaca
Cuka di atas luka
Selama aktif di gereja, baru sekali itu aku hepi banget. Artikelku dimuat di majalah pemuda gereja. Di rumah aku masih menyimpan 4 artikel yang siap kirim, tinggal moles dikit. Agar lebih kinclong, aku menemui pimpinan redaksi majalah itu dan bertanya, “Apa yang menarik dari artikel saya sehingga dimuat?”’
- Inge Triastuti's blog
- 2 Komentar
- baca selanjutnya
- 1027 kali dibaca
Injih, Injih, Injih
“Aduh,” kata bik Ipah, “pagi tadi Sinyo ditampar dedinya ampe terjungkir dari kursi.”
“Apa sebab?”
“Abis, Sinyo bertanya kenapa dedinya lama di kamar kecil.”
“Tapi tak seharusnya ia ditampar sampai terlempar dari kursi.”
- Inge Triastuti's blog
- 1 komentar
- baca selanjutnya
- 796 kali dibaca
Sabdaspace Terlalu Banyak Berdebat?
- Tragedi Korintus Terulang Kembali (2) -
Betul tidak sih? Atau hanya saya saja yang merasakan sabdaspace menjadi sarang pendebat? Lalu, siapa yang menentukan batasnya? Terlalu banyak, biasa saja, atau bahkan tidak cukup?
Kalau mau pakai grafik super profesional, kita bisa tarik 2 ekstrim:
- Rusdy's blog
- 11 Komentar
- baca selanjutnya
- 1095 kali dibaca
Menanggapi Kritik
MENANGGAPI KRITIK
Bagaimana respons kita pada saat :
- Seorang rekan sekerja mempertanyakan pilihan baju yang kita pakai?
- Seorang teman menantang motivasi kita membuat rencana memulai proyek baru penginjilan?
- Pasangan kita mengekspresikan ketidak-senangannya terhadap perilaku kita ketika rekreasi bersama keluarga?
Apakah kita akan menganggap komentar-komentar seperti itu sebagai hal yang mengganggu, lalu kita bereaksi dengan kesal, bahkan dengan marah? Rasanya pasti sulit sekali ya mendengar orang mengatakan kita salah? Sadar atau tidak sadar ego kita akan mendorong kita untuk membela diri. Padahal cara kita menanggapi kritik itu merupakan ukuran bagaimana sebenarnya hubungan kita dengan Tuhan lho.
- Puput Manis's blog
- 9 Komentar
- baca selanjutnya
- 1717 kali dibaca





