Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Tak Masuk Akal...

widdiy's picture

Seorang Doktor dalam bidang biologi meneliti pohon kenari dan pohon labu. Dia heran mengapa pohon kenari yang batangnya sangat besar, kuat dan tinggi mempunyai buah yang berukuran kecil. Sementara, pohon labu, yang batangnya kecil dan lemah, mempunyai buah yang sangat besar. Bahkan 1 buah labu bisa mencapai berat 50 kg.

Doktor ilmu biologi ini akhirnya menyimpulkan, Tuhan tidak menggunakan nalar dalam penciptaan.

Suatu hari Doktor ini sedang duduk di bangku taman, di bawah sebatang pohon kenari. Tiba-tiba sebutir buah kenari jatuh dan menimpa kepalanya....pletakk!!... Begitu terasa agak nyut-nyutan kepalanya....otak yang di dalam kepala itu bekerja dan menyimpulkan..."wah, bagaimana jadinya kepalaku kalau pohon kenari ini mempunyai buah sebesar buah labu...."

---------------------------------------------------------------------------

Yesaya 55:8 "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN"

 

chocolate's picture

masuk akal

kalo diliat dari sudut pandang buahnya cukup masuk akal lho..

- labu buahnya besar tapi kulit luarnya tidak keras sehingga ditaruh di tempat yg rendah bahkan sampe nyentuh tanah, soalnya kalo buahnya mateng, udah gede di tempat tinggi lagi, jatuh ancur dah... mubazir (contoh lain: semangka, melon)

- kenari buahnya kecil tapi keras harus di tempat tinggi, kalo di bawah susah banget mungutnya, ketutup semak2, warnanya colkat lagi mirip tanah, malahan bisa keinjak2, ketendang dsb mubazir lagi.. belum lagi ancaman bajing.. bisa-bisa gerombolan binatang pengerat (bajing, tupai, luwak, dll)  berkeliaran kayak kucing nanti kalo kenari berhamburan di tanahLaughing

lain lagi buah duren, walaupun gedhe tapi kulitnya keras, kalo jatoh bisa dipungut terus dimakan.. asal jangan jatoh di kepalanya si Doktor..Smile

 

tilestian's picture

Haha ... benar juga

Nice ...

Wah, benar juga "wah, bagaimana jadinya kepalaku kalau pohon kenari ini mempunyai buah sebesar buah labu...."

Rencana dan karya Tuhan itu memang lebih baik, tepat, dan akurat ... hehe ... dibanding apa yang dipikirkan manusia.


__________________

God's will be done Smile

manguns's picture

Pre - Sekolah Minggu

Doktor biologi itu diduga pakar biologi wisudawan suma cum laude sekolah tinggi teologia xxx, akreditasi A. Sangat pintar, tekun dan lama dalam belajar di kampus sampai ubanan, dengan referensi berbagai tafsir para bapa gereja dan teolog berbagai denominasi bahkan mungkin sampai hadist iman tetangga. Beliau dipenuhi hikmat karena selalu mengandalkan pencerahan roh kudus karena tak lupa berdoa sebelum masuk perpustakaan dan diperciki minyak urapan dari pendeta tersohor.


Sy yang awam biologi yang sebagian besar browsing dan banyak nemu film xxx, pernah nonton ngibulnya presenter film dokumenter.

Pepohonan selaku mahluk tertua selalu beradaptasi mengembangkan berbagai piranti dalam dirinya demi survival. Menyandang mandat dari sang khalik yaitu berkembang biak. Buah (kenari: biji dan daging buah) adalah mekanisme reproduksi canggih yang dikembangkan pepohonan.


Tak beda dengan manusia dan hewan, pohon juga berkembang biak dengan pembuahan yaitu sperma bertemu sel telur. Piranti reproduksi semula adalah pollen (serbuk sari), yaitu serbuk jantan harus menjelajah agar bisa menclok membuahi serbuk betina. Piranti kuno, serbuk jantan menunggangi air dan angin untuk ketemu sang idaman. Untuk sukses, pepohonan harus menghasilkan amat sangat banyak serbuk jantan, sangat boros energi, karena sangat amat sedikit yang bisa menclok, karena keterbatasan sang kurir, air dan angin.


Bunga adalah modifikasi evolusi daun, menjadi petal dan bunga. Upaya pengembangan pepohonan agar bisa menunggangi hewan-serangga mengantar serbuk jantan bertemu betina. Dengan prinsip simbiosis, pohon mengumpan serangga makanan (nektar/madu) agar mau jadi kurir mengantar serbuk jantan ketemu betina. Setelah pembuahan terjadi bakal embrio tanaman baru. Embrio ini masih harus berjuang menemukan lahan baru untuk bisa tumbuh.


Buah adalah penyempurnaan piranti reprouduksi tahap lebih lanjut. Demi meningkatkan keberhasilan embrio menjelajah areal baru, dengan memanfaatkan hewan. Penyempurnaan dengan pembuahan ganda, sperma pertama membentuk embrio (biji), sperma kedua membentuk daging buah dan kulit pelindung. Piranti canggih yang selain proteksi embrio saat menjelajah ketempat baru, juga mengumpan hewan (bukan serangga) dengan daging buah. Terpancingnya hewan memakan buah, memungkinkan embrio dalam cangkang biji, survive menemukan lahan baru, molos melalui tinja hewan, tumbuh menjadi tanaman generasi penerus demi survivalnya pepohonan.

Buah yang berevolsi menjadi warna-warni cerah, secara khusus dirancang pepohonan, memancing primata (hewan mamalia) memakan daging buahnya.Mensinyalkan embrio sudah matang, daging buah menjadi ranum atau masak dengan kulit buah warna mencolok, cerah. Bila primata nekat memakan embrio yang belum siap, akan mendapatkan daging buah yang sepat dan keras.

Trik pewarnaan buah oleh pepohonan ini mendorong primata berevolusi memiliki cone photoreseptor di mata yang peka warna merah, dari semula hanya biru dan hijau, menjadikan nantinya dunia manusia colour vision.

Nah: ilustrasi doktor dengan buah kenari, pada era informatika kini, apakah akan dikhotbahkan di gereja, retreat kepemimpinan gereja, teologia? atau di pre-sekolah minggu?

wilefhas62's picture

Sejak Kapan pepohonan bisa merancang sesuatu ?????

manguns : "Buah yang berevolsi menjadi warna-warni cerah, secara khusus dirancang pepohonan, memancing primata (hewan mamalia) memakan daging buahnya.Mensinyalkan embrio sudah matang, daging buah menjadi ranum atau masak dengan kulit buah warna mencolok, cerah. Bila primata nekat memakan embrio yang belum siap, akan mendapatkan daging buah yang sepat dan keras"

 

Nah, Cerita ini kalau didongengkan di sekolah minggu, akan membuat mereka bengong

jika di dongengkan  di retreat kepemimpinan gereja membuat mereka pasti bubar jalan

jika didongengkan di sekolah teologia, akan mebuat sekolah teologianya tdk laku

Tapi Orang yg menganggap dirinya sangat menghargai "ke intelektualan" akan manggut-manggut seolah percaya (jika tdk percaya takut dicap tdk intelek) , pada hal siapa yg percaya pepohonan bisa merancang hidupnya? 

Kalau diceritakan pada  pada saya, komenter saya  cukup singakat : "sok tau aja si ilmuan ini"

manguns's picture

Natural Selection: Darwin dst vs Intelligent Design-Agamawan

Ya betul, waktu darwin cerita ttg evolusi, seluruh dunia juga mentertawakan. Terutama gereja, yg terancam otoritasnya selaku institusi yg paling tahu (self righteusness) ttg kisah penciptaan dunia: bumi dan isinya.

Bualan, darwin adalah benih kisah 'natural selection' menandingi bualan 'inteligent desgin' dari gereja. Jangan lupa, darwin mulai membual di abad 18. Kisah 'natural selection' abad 21 sudah semakin indah dan komprehensif, menjadikan kitab kejadian tampak ... menyedihkan. Bahkan di america, negara protestan paling religius, pada akhir abad 20 public school dilarang mengajarkan 'inteligent design" (kitab kejadian), biarlah genesis diajarkan oleh gereja disekolah minggu.

wilefhas62:"sok tau aja si ilmuan ini"

Setidaknya, ilmuan itu, pembual kisah natural selection bisa menjelaskan kenapa Jan 2014 Jawa sulawesi banjir, sumatera kemarau. Sebaliknya opini umum mentertawakannya dan menyerahkan segalanya pada Allah yang maha kuasa.

Sehingga solusi yg ditawarkan sangat kontradiktif: yg satu menyarankan pengurangan emisi carbon, menanam pohon dll. Sedangkan oposan mengajak: berdoa semalam suntuk, tablig akbar, dan berserah/tawakal (dg menyelipkan ayat: jangan lupa persembahan)

widdiy's picture

Darwin bilang, manusia asalnya dari monyet....

Hehehe....Laughing

manguns's picture

un-aware - tak sadar

ada dua cabang utama teori penciptaan. Tradisional dr agamawan, Intelligent Design - ada sosok intelektual yg yaitu Allah yg mencipta semua jenis species, silahkan baca Kejadian dan Quran dan kitab suci agama lain.

Darwin menawarkan teori baru: natural selection:  survival of the fittest.

Komentar anda, persis sama dg opini publik abad 18, saat Darwin menerbitkan bukunya On the Origin of Species

Teori Darwin adalah fondasi ilmu science saat ini, termasuk biologi, DNA genetika dll. Para Kiai dari NU saja sudah dibekali ilmu DNA dan kode genetika.

Dari komentarnya, rupanya anda penganut Intelligent Design. Jadi teringat muslim yg naik haji, punya pendapat babi itu haram, tapi tak sadar di-vaksinasi meninghitis yg dari babi.

Monyet memang tak sadar punya saudara manusia, tapi yg memahami teori natural selection, sadar punya nenek moyang yg sama dengan monyet. Allah berkarya tak sesederhana pemahaman monyet.

wilefhas62's picture

Jangan-jangan merka itu adl org yg tdk punya akte kelahiran ????

Itulah makanya perlu akte kelahiran, soalnya kalau tdk punya berarti .......

Hehehhehe

widdiy's picture

@wilefhas62: berarti......??

Berarti anak monyet gitu??? hhehehehe...Laughing

wilefhas62's picture

Apakah Kristen itu ?

Jika seorang mengaku dirinya kristen, tapi tdk percaya alkitab, apakah orang tersebut bisa dikategorikan sebagai Orang Kristen ?

Jika seorang mengaku dirinya kristen, tapai meyakini dirinya Saudaranya "monyet" apakah itu bisa dikategorikan sebagai Orang Kristen ?

Jika seseorang mengakui dirinya kristen, tapi meyakini bhw alam semesta dan isinya terjadi begitu saja, tanpa sebab, tampa penyebab, apakah bisa dikategorikan sebagai seorang kristen ?

Saya seoarng Kristen (mungkin belum kristen yg baik), jadi keyakinan saya :

1. Alam semesta diciptakan oleh ALLAH karena Alkitab saya berkata begitu , mungkin pada saat penciptaan ada peristiwa big bang, ( penyebab Big bang adalah Sabda ALLAH).

2. Manusia diciptakan Allah dari tanah/ debu tanah, bukan dari bahan baku lain, Alkitab saya berkata begitu.

Pada peristiwa penciptaan (Penciptaaan yg terjadi pada mulanya, dan penciptaan pada hari pertama s/d hari ke enam) , bisa aja ada suatu "proses" yg tidak dijelaskan, karena walaupun dijelaskan manusia tidak akan mengerti juga, jadi buat apa dijelaskan.

Pada saat binatang diciptakan, bisa saja terjadi proses seleksi alam bagi binatang, dan tumbuhan, bahkan bisa saja terjadi evolusi saat itu.

Satu hari yg dinyatakan pada prose penciptaan sudah pasti tidak sama dengan satu hari yg kita kenal (ini bukan sebatas 1 hari mulai jam berapa s/d jam berapa), tapi karena sumber harinya berbeda.

Terang dan gelap yg menjadi acuan satu hari pada alkitab berasal dari terang yg langsung diciptakan Allah pada hari pertama, bukan berasal dari mata hari, karena mata hari dan bulan belum ada.

Karena penyebab terang  dan gelapnya  berbeda, pasti "siang" dan " malamnya" berbeda.

Jadi Kesimpulannya ; Periode waktu dari "Pada mulanya" sampai dengan "hari ke 5" banyak hal bisa terjadi, termasuk "rangkaian proses yg tidak terbatas", maupun "ukuran waktu yg tidak terdefenisikan"

Tetapi Yag PaSTI ;

Alakitab mencatat bahwa Manusia diciptakan tersendiri, bukan dari tumbuhan, bukan dari binatang, tetapi dari debu tanah atau tanah.

Jika pada saat Allahh menciptakan Adam, didalam prosenya :

bentuknya seperti kambing dulu,

baru seperti gajah,

kemudian seperti penyu,

dan lalu seperti monyet,

lalu menjadi seperti kutu,

dll, dst...

baru terahir jadilah seperti kedaaan dan bentuk  Adam saat itu (keadaan dan bentuk Adam saat itu pasti tidak ada yg tau, kalau bilang tau, itu pasti sok tau)

Alakitab tidak mencatat prosesnya, hanya mencatat awal dan ahirnya yaitu  dari tdk ada, Allah berfirman lalu jadi Ada.

Kita bisa  berasumsi tentang banyak hali, tapi ingat itu hanyalah sebuah asumsi bukanlah kebenaran.

JADI bila ada yg meyakini dia keturunan MONYET, atau berevolusi dari monyet (gorilla), itu tidak sesuai dengan ALKITAB, berati bukan KRISTEN, hanya sok kristen.

 

 

 

 

widdiy's picture

@wilefhas62

wilefhas62, betul saya setuju. Yang pasti saya sekarang merasa belum jadi orang Kristen yang baik, tetapi saya juga merasa pasti bahwa saya bukan keturunan monyet atau kerabatnya monyet.

guestx's picture

kristen, tapi tak percaya intelligent design ?

tak perlu jadi orang Kristen yang baik untuk memercayai bahwa alam semesta dan manusia di dalamnya adalah ciptaan Pribadi Cerdas yang kita sebut Allah.

namun, tak perlu heran di zaman sekarang ini, banyak orang yang menyebut diri Kristen, tapi tak percaya isi Alkitab dan menganggap Yesus cuma motivator ulang atau guru moral atau guru spiritual.

__________________

------- XXX -------